Bank Sinar menilai bahwa sumber daya manusia merupakan aset penting bagi perusahaan dan berkomitmen untuk meningkatkan tingkat profesionalisme semua karyawan. Dengan semakin tinggi intensitas persaingan akibat globalisasi di sisi lain semakin padatnya aturan-aturan perbankan maka agar tetap eksis mau tidak mau peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan prioritas utama dan terus menerus harus dilakukan.
Sumber Daya Manusia harus diperkuat tidak saja dengan kecerdasan emosional (kama), kecerdasan intelektual (artha), namun juga tidak kalah pentingnya selalu berusaha meningkatkan kedalam kecerdasan spiritual (dharma) secara berkelanjutan. Agar selalu berkemampuan berbuat baik dan benar tidak saja untuk diri sendiri namum untuk kepentingan semua.
Secara berkelanjutan berkemampuan bekerja secara produktif tidak saja berkemampuan bekerja bersama-sama namun juga harus mampu bekerja sama untuk tercapainya tujuan perusahaan dan terpenuhinya keinginan para pihak yang berkepentingan ( stake holder ). Ditanamkan sikap profesionalisme di setiap jajaran Bank Sinar. Dipersepsikan di antara karyawan Bank Sinar agar berorientasi pada kerja yang berkualitas dan kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama.
Upaya peningkatan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional karyawan terus dilakukan baik dengan cara memanggil pengajar atau mengirim peserta ke Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) yang dulunya bernama IBI dan sebagainya. Sedangkan untuk memberikan pendalaman terhadap kecerdasan spiritual karyawan Bank Sinar dilakukan dengan mengajak seluruh karyawan atau dalam kelompok kecil metirta yatra ke pura-pura yang tidak saja di Bali tetapi juga ke luar Bali.